Gagalkan Peredaran Narkotika Etomidate di Surabaya, Diduga Hendak Dipasarkan ke Kalangan Tertentu
Surabaya, pusakanews, - Subdit II Ditresnarkoba Polda Jatim membongkar kasus peredaran narkotika jenis Etomidate di Surabaya. Satu orang tersangka IA, 34, warga Kelurahan Jati Bening, Pondok Gede, Bekasi ditangkap. Tersangka membawa narkotika jenis baru dari Jakarta ke Kota Pahlawan menggunakan sarana transportasi kereta api (KA).
Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Muhammad Kurniawan mengatakan, tersangka IA ditangkap di depan Stasiun Pasar Turi, Surabaya, Rabu 23 September 2026 pukul 19.00. Penangkapan bermula terkait adanya informasi masyarakat pengiriman narkotika jenis Etomidate dari Jakarta ke Surabaya.
"Untuk Etomidate tersangka inisial IA. Etomidate merupakan narkotika jenis baru berbentuk cairan termasuk narkotika golongan II yang biasa dipergunakan dalam bentuknya vape," ungkapnya, Rabu (30/9).
Tersangka IA mendapatkan catridge berisi cairan yang mengandung Etomidate tersebut dari seseorang inisial W (DPO) atas perintah dari tersangka AP (DPO) yang merupakan pemilik barang. Tersangka IA berperan sebagai perantara jual beli narkotika jenis Etomidate. Dia sudah menjadi perantara jual beli narkotika jenis Etomidate sebanyak empat kali.
"Tersangka mendapatkan upah Rp 50 juta sampai Rp 100 juta bila berhasil mengirimkan barang tersebut ke lokasi sesuai perintah (AP)," terangnya.
Polisi dengan tiga melati di pundaknya ini menegaskan, Etomidate sudah dikemas dalam berbagai bentuk rasa. Ada rasa stroberi, melon dan vanila.
"Sekilas bisa tersamarkan pada saat sedang berkumpul seperti biasa saja karena sama-sama mengasap. Ini terdeteksi ya kalau kita lakukan tes urin. Efeknya sendiri sampai sekarang sifatnya adalah fly atau penenang," bebernya. Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jatim AKBP Mustijat Priyambodo menambahkan, satu pcs catridge berisi cairan Etomidate dijual dengan harga Rp 5 juta. "Ukuran 1, 9 mili. Sekitar 500 hisapan dengan harga Rp 5 juta per pcs," ungkapnya.
Dia menegaskan untuk temuan narkotika Etomidate kemasannya bergambar Spiderman. Sementara pada kasus pertama yang ditemukan kemasan bergambar Lamborghini.
Pihaknya juga masih mendalami terkait peredaran narkotika Etomidate di Surabaya. "Ini kayaknya beredar di kalangan tertentu, menengah ke atas, harganya Rp 5 juta. Ini barang baru narkotika golongan II. Efeknya halusinogen. Di Surabaya, peredaran belum ada. Tapi masih kami selidiki," tutupnya.(Agus Khafi)


