Foto : Togi, Ruas Jalan Waru - Taman.

13 September 2019
Redaksi
220

Pengawas Teknis Prservasi Rekontruksi Jalan Waru -Sidoarjo - Krian, Biarkan Jalan Rusak

Surabaya, Pusakanews,  PPK dan/atau Direksi Teknis Prservasi Rekontruksi Jalan Waru -Sidoarjo - Krian (SBSN) diduga kuat tidak melaksanakan inspeksi lapangan setiap hari.

Sebagaimana yang disyaratkan dalam kontrak. Padahal Inspeksi lapangan tersebut Seharusnya atas inisiatif sendiri, kapan saja, dan dimana saja di sepanjang ruas jalan yang termasuk dalam kontrak sejak diberlakukan pemenuhan Tingkat Layanan Jalan.

Hasil investigasi tiam Pusakanews.net di lapangan menemukan, di setiap segmen sepanjang 100 m banyak ditemukan bagian jalan yang rusak tanpa ada perbaikan sampai batas waktu tanggap perbaikannya terlewati.

Seperti di Segmen Taman - Waru No Link 047 yang masuk dipaket Pekerjaan Tahun 2019, Rekontruksi Jalan dengan Volume 1,3 KM dan Pemeliharaan rutin & Rutin Kondisi volume 3,1 KM.

Pekerjaan Pemeliharaan rutin & Rutin Kondis belum dikerjakan secara maksimal, dimana dilokasi masih banyak titik jalan yang berlombang, retak juga bergelombang tidak ditangani segera.

Padahal sesuai Indikator Kinerja Jalan tidak boleh ada lubang dengan diameter lebih dari 10 cm, tidak boleh ada retakan lebih lebar 3mm. Padahal sesuai aturan Waktu Tanggap Perbaikan sesuai Indikator Kinerja Jalan Harus selesai diperbaiki dalam waktu maksimum antar 7 - 14 hari.

Dugaan kami PPK, kontraktor dan Konsutan Pengawas di paket trsebut, tidak bekrjaan sesuai tupoksinya.

Paket pekerjaan tersebut berada di dekat markas BPJN 8, tapi hal trsebut tidak menjadikan jaminan Ruas Jalan Nasional Waru - Taman - Krian menjadi mulus, sekalipun anggranya mencapai ratusan miliar.

Sampai saat ini baik PPK ataupun Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Prov. Jawa Timur Beluma berhasil ditemui. (zack) 

Tags