30 September 2026
Redaksi
4

Jembatani Kampus dan Industri, LKHAI Bersama JSLG Gelar Webinar Nasional Hukum Bisnis

Surabaya, Pusakanews.net – Dalam upaya mendongkrak kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia agar lebih profesional, ahli, dan berintegritas di bidang hukum bisnis,

kolaborasi strategis lintas sektor siap dihadirkan. Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI), Jimly School of Law and Government (JSLG), dan PT Forjasi Lentera Indonesia akan menggelar Webinar Nasional yang terbuka untuk umum dan seluruh kalangan masyarakat.

Webinar yang mengangkat tema Urgensi Pengembangan Kompetensi Dalam Dinamika dan Perkembangan Hukum Bisnis ini diinisiasi sebagai langkah konkret dalam menjembatani dunia akademik (kampus) dengan realita dunia industri serta dunia usaha.

Acara ini dijadwalkan berlangsung pada hari Rabu, 21 Oktober 2026, mulai pukul 19.00 WIB hingga selesai secara daring melalui platform *Zoom Meeting.

Dua tokoh kompeten dihadirkan sebagai narasumber utama untuk membedah tema tersebut, antara lain:

1.Prof. Dr. Hesti Armiwulan, S.H., M.Hum., C.C.D., C.M.C (Direktur LSP Jimly School of Law and Government / Pakar Sertifikasi Kompetensi seperti CLA, CMC, CCD, CPCD, SKPI).

2. Lutfil Hakim (Pengamat Ekonomi dan Bisnis / Praktisi Dunia Usaha).

Diskusi interaktif ini akan dipandu langsung oleh Mohammad Syarifudin Abdillah, S.H., M.H., yang merupakan Ketua Umum Lembaga Kajian Hukum dan Advokasi Indonesia (LKHAI) bertindak sebagai moderator. Siapkan SDM Siap Kerja dan Cegah Kebocoran Anggaran

Ketua Umum LKHAI, Mohammad Syarifudin Abdillah, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sengaja dirancang untuk mencetak dan mempersiapkan SDM yang ahli di bidangnya, sehingga siap bersaing dan responsif terhadap kebutuhan pasar kerja global yang kian dinamis.

“Bagi institusi pemerintahan maupun daerah, peningkatan kompetensi SDM di bidang hukum kontrak dan pengadaan barang/jasa (CPCD) sangat krusial. Ini menjadi langkah preventif untuk mencegah kebocoran anggaran negara dan menekan risiko gagal tender. Selain itu, keahlian mediasi (CMC) juga didorong demi terciptanya iklim investasi yang sehat," ujarnya.

Tidak hanya bermanfaat bagi birokrasi, webinar ini membawa misi penting bagi sektor pendidikan tinggi. Forum ini akan membuka mata para mahasiswa hukum bahwa menyandang gelar Sarjana Hukum (S.H.) saja kini tidak lagi cukup. Mahasiswa membutuhkan Surat Keterangan Pendamping Ijazah (SKPI) sebagai bekal penunjang di dunia kerja.

Melalui ajang ini, perguruan tinggi juga berkesempatan membuka ruang kerja sama (MoU) untuk magang, sertifikasi, hingga penyaluran lulusan. Bagi mahasiswa yang ikut serta, mereka akan mendapatkan *roadmap* karir yang jelas untuk menjadi *Legal Auditor*, *Mediator*, *Contract Drafter*, hingga Ahli Pengadaan yang handal.

Sementara bagi para praktisi dan masyarakat umum, webinar ini menjadi wadah *update* regulasi hukum bisnis terbaru sekaligus memperluas jaringan (*networking*) berskala nasional. Investasi dan Fasilitas Peserta Pihak panitia membuka pendaftaran dengan biaya investasi atau Harga Tiket Masuk (HTM) yang sangat terjangkau, yaitu

Rp150.000 untuk kategori mahasiswa dan Rp200.000 untuk kategori umum. Setiap peserta nantinya akan mendapatkan fasilitas berupa *E-Sertifikat* resmi serta akses terhadap program SKPI.

Pendaftaran dan pembayaran dapat dilakukan melalui transfer ke rekening BRI 041201002586564 atas nama PT Forjasi Lentera Indonesia* Guna menyukseskan agenda besar ini, panitia penyelenggara mengajak dan mengharapkan dukungan penuh dari jajaran pimpinan instansi, civitas akademika, dosen, serta para kepala balai untuk mengimbau staf maupun mahasiswa agar berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini.

Pendaftaran: Rachmatika - 0813-3175-1007 Dimas - 0813-3666-6108 Izza - 0895-3352-37032  (Zack)

Tags