01 Oktober 2019
Redaksi
199

Rp 162 Miliar Anggaran Preservasi Rekonstruksi JL Waru - Krian Jadi Sorotan

Surabaya,Pusakanews,Pemenuhan indikator kinerja jalan dan jembatan dimulai paling lambat 90 hari sejak Surat Perintah Mulai Kerja (SPMK) diterbitkan oleh PPK dan dilaksanakan selama masa pelaksanaan pekerjaan sampai dengan PHO.

Melalui Inspeksi Harian, Laporan Mingguan Penyedia, dan Inspeksi Formal pada setiap segmen penilaian sepanjang 100 m bagian jalan dengan mencantumkan batas waktu tanggap perbaikannya.

Jika dalam batas waktu tanggap penanganan Penyedia belum dapat memperbaiki penyebab kegagalan pemenuhan Indikator Kinerja, maka Penyedia akan dikenakan sanksi finansial pemotongan pembayaran akibat keterlambatan pemenuhan tersebut.

Begitulah kira - kira bunyi Sepsifikasi khusus terkait kinerja jalan. Dengan diterpakannya kontrak skema Long Segment, pemerintah mengharapkan agar kondisi jalan eksisting secara menyeluruh dapat terpelihara dengan baik sesuai dengan umur rencana.

Akan tetapi Kondisi Ruas Jalan Waru - Sidoarjo - Krian dibeberapa titik belum tersentuh perbaikan sehingga sangat membahayakan pengguna jalan terutama pengendara spd motor (Depan Pabrik Herocyn).

Sementara itu Ketua LSM Perkasa Jawa Timur, Togi Vicner Nababan mengatakan, Paket PRESERVASI REKONSTRUKSI JALAN WARU-SIDOARJO-KRIAN (SBSN) jadi perhatian khusus Tim kita, mengingat ruas jalan tersebut sebagai pintu gerbang Kota Surabaya dan menelan anggran negara mencapai ratusan miliar.

Kita Tim Investigasi yang terdiri dari beberapa LSM sedang mengumpulkan data - data terkait dugaan - dugaan adanya penyalahgunaan kewenangan yang mungkin telah dilakukan oleh pejabat terkait. Mulai dari perencanaan, pengawasan dan pelaksanaannya akan terus kita pantau sampai pekerjaan tersebut selesai masa pemeliharaan (FHO).

Saat ini paket pekerjaan tersebut masih berlansung, terakit ada temuan kita sudah sampaikn langsung walaupun tidak direspon.

Lain ceritanya selesai masa pemeliharaan (FHO) kalau seandainya masih terdapat dugaan dugaan yang mengarah ke kerugian negara kita bersama Tim akan melaporkan ke aparat terkait. Biaya pemeliharaaan jalan semakin meningkat akan tetapi kerusakn jalan tidak berkurang sehingga potensi kecelakaan dijalan semakin besar. Ucap Bang Togi.

Sementara itu Baik PPK Ataupun Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah III Jawa Timur beberapa kali di hubungi tidak ada respon. Zack.

Tags